Image placeholder

oleh : admin | tanggal 2015-11-24 16:12:40

Setelah sukses menjadi 2 tim terbaik diantara 1145 kelompok se Indonesia pada event yang diselenggarakan Kementerian Kominfo tahun 2015. Akhirnya 2 tim dari Kabupaten Gresik, yakni dari SMA Negeri I Manyar dan SMA Negeri I Gresik mewakili Indonesia kegiatan Asia Pasific Information and Communication Technology Alliance (APICTA) Awards 2015 yang akan berlangsung di Sri Lanka pada 17-23 November 2015.

 

Para anggota tim tersebut adalah Acmad Lazuardi, Giri Dwi Prasetya dan M. Rahardian APW ketiganya siswa SMA Negeri I Manyar. Ketiganya menciptakan karya outbook project yaitu sebuah aplikasi pada gadget yang digabungkan dengan buku. Menurut Rahardian, aplikasi ini merupakan pengembangan dari aplikasi augmented reality yaitu scanner obyek pada gambar 2 dimensi. “Dengan program ini maka pembelajaran akan lebih menarik” ungkap Rahardian.

 

Sedangkan tim kedua yaitu Mohammad Ardika Rifqi, Al Dinar Abnan dan Mohammad Arief Alfianto, ketiganya adalah siswa SMA Negeri I Gresik. Seperti yang dijelaskan oleh Mohammad Ardian Rifqi tentang karyanya yang berjudul blind helper, adalah kacamata untuk membantu tuna netra. “Kacamata ini memberikan tanda getar kepada pemakai. Hal ini membantu para tunanetra  agar menghindari benda yang menghalanginya dibagian depan dalam radius maksimal 1,2 meter”.  

 

Sebelum berangkat, 2 tim tersebut menghadap Pj. Bupati Gresik, Dr. Akmal Boedianto untuk berpamitan. Mereka diantar oleh Kabid Peningkatan Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Siti Jaiyaroh. Didampingi oleh para kepala sekolah serta guru pembimbing masing-masing, kedua tim mempresentasikan karya ciptaannya tersebut kepada Pj Bupati di Ruang Rapat Bupati, Senin (16/11/2015).

 

Menanggapi karya para siswa tersebut, Pj. Bupati Akmal Boedianto yang diampingi Asisten I Tursilowanto Hariogi menyatakan kekagumannya. “Keduanya merupakan karya luar biasa. Semoga karya ini bisa membawa keharuman untuk Indonesia khususnya Kabupaten Gresik” katanya. ditambahkan oleh Akmal,” Yang jelas anda semua ini lebih pandai dari saya, karena sudah dapat menciptakan karya yang dapat membanggakan masyarakat Gresik” katanya.

 

Menurut Akmal, dua karya para siswa ini sangat membantu untuk kehidupan masyarakat. “Pertahankan kreatifitas anda ini dan terus berinovasi, jangan sampai berhenti. Semoga karya tersebut bisa dikembangkan lebih baik untuk kemajuan. Yang penting anda jangan merasa sombong dan selalu rendah hati, agar terus bisa belajar dan belajar. Semoga bisa mencapai yang terbaik” pesan Akmal.

 

Tentang 2 karya siswa yang akan ikut pada lomba international tersebut,  Kabid Peningkatan Mutu Pendidikan Dinas Pendidikan Kabupaten Gresik Siti Jaiyaroh melalui kabag Humas Pemkab Gresik, Suyono mengaku sangat optimis keduanya bisa meraih juara. “Dua karya siswa ini juga berhasil memboyong 2 juara pada event tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Menkominfo. Untuk ke tingkat international, dua karya ini sudah mengalami banyak penyempurnaan dan inovasi baru” katanya. (sdm)