Gresik (dputr.gresikkab.go.id) – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) telah menyelesaikan perbaikan Dermaga Apung di Gili Noko, Desa Sidogedungbatu, Kecamatan Sangkapura. Perbaikan ini menjadi bagian dari upaya peningkatan infrastruktur penunjang kawasan pesisir dan pariwisata di Pulau Bawean.
Perbaikan Dermaga Apung di Gili Noko tersebut meliputi penggantian ruang tunggu, pengaku jembatan, kubus apung, serta pemasangan railing dermaga. Proyek dengan nilai Rp 1.872.000.000,00 ini dikerjakan oleh CV. TAMARA dengan Konsultan Pengawas CV. Toto Karya Sekawan.
Pekerjaan dimulai pada 15 September 2025 dan selesai pada 31 Desember 2025 sesuai jadwal yang telah ditetapkan.
Kepala UPT Dinas PUTR Bawean, Moh. Rizki, SE., mengaku bersyukur perbaikan berjalan lancar meskipun seluruh material dikirim dari Jawa.
“Alhamdulillah, lancar semua dan selesai sesuai dengan yang dijadwalkan. Tadi pemeriksaan bersama juga hasilnya bagus. Dermaga ini sangat penting, harapannya semoga perekonomian masyarakat bisa berjalan dengan baik. Untuk dermaga yang sisi Dusun Pamona informasinya tahun 2026 ini juga akan diperbaiki,” ujarnya.
Perbaikan dermaga ini mendapat apresiasi dari masyarakat setempat. Jaka Darmawan, nelayan warga Sidogedungbatu, menyampaikan bahwa keberadaan Dermaga Apung sangat membantu aktivitas nelayan, terutama dalam menurunkan penumpang maupun hasil tangkapan laut.
“Setelah menunggu hampir 2 tahun, akhirnya diperbaiki. Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gresik, terima kasih Pak Bupati,” pungkasnya.
Selain dikenal sebagai kampung nelayan, Pulau Gili Noko merupakan salah satu primadona pariwisata unggulan Kabupaten Gresik. Keindahan pasir pantai yang putih dan air laut yang jernih menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
Di kawasan ini, wisatawan juga dapat menikmati aktivitas snorkeling. Dengan infrastruktur yang semakin memadai, diharapkan kunjungan wisatawan ke Gili Noko akan terus meningkat, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat setempat. (Bina Marga – Udn).