Gresik (dputr.gresikkab.go.id) – Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kabupaten Gresik. Menyelenggarakan Bimbingan Teknis Penggunaan Teknologi TCM dan CQS-R, sebagai salah satu alternatif program pemeliharaan rutin jalan, pada Jumat 13 Maret 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Isyana Room Bumi Surabaya City Resort, Surabaya.
Berdasarkan Nawakarsa Bapak Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Gresik. Memerintahkan DPUTR Gresik untuk segera melaksanakan bimbingan teknis. Menindaklanjuti perintah tersebut, DPUTR Gresik memberikan bimbingan teknis terutama untuk tim Unit Reaksi Cepat (URC), sebagai ujung tombak pekerjaan. Agar dapat meningkatkan pelayanan masyarakat untuk Gresik Baru Lebih Maju.
Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai narasumber, antara lain dari Pengurus LPJK Kementerian PU sekaligus Guru Besar FT UGM, Sekretaris DPD HPJI Provinsi Jawa Timur, Pendiri PT Triasindomix, dan Pendiri KIPA Communication.
Kepala DPUTR Kabupaten Gresik Dhiannita Triastuti, ST., M.MT., dalam sambutannya menyampaikan bahwa Bimbingan Teknis Penggunaan Teknologi TCM dan CQS-R dapat menambah pengetahuan terhadap teori dalam melakukan pekerjaan pemeliharaan rutin jalan.
Kegiatan diisi dengan penyampaian materi mengenai aplikasi TCM (Coldmix) dari segi efisiensi dan dasar hukum, teknis teknologi TCM dan CQS-R, produksi aspal emulsi sesuai pedoman Bina Marga untuk preservasi jalan, team work untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Pengurus LPJK Kementerian PU sekaligus Guru Besar FT UGM, Prof. Dr. Ir. Agus Taufik Mulyono, ST., MT., IPU., ASEAN ENG., menjelaskan bahwa peningkatan dalam membangun jalan harus menerapkan konsep humanistik.
“Pembangunan jalan harus memiliki kesehatan jiwa atau mental, karena hal tersebut dapat menjadikan kewarasan pikiran orang bagi pengguna pemanfaat jalan, sehingga jika jalan tersebut humanistik atau waras maka pikiran orang juga akan waras, karena jalan yang baik akan menimbulkan sesuatu pikiran yang baik juga,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, DPUTR Kabupaten Gresik berharap seluruh pegawai terutama tim Unit Reaksi Cepat (URC), dapat memahami secara menyeluruh tata cara pelaksanaan pengaspalan jalan, sesuai teori dan petunjuk teknisnya. Sehingga diharapkan pengaspalan jalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (Bina Marga/Riy)